Minggu, 13 Januari 2013

Perusahaan Pabrikan Pesawat Terbang Terbesar Di Dunia

Perusahaan Pabrikan Pesawat Terbang Terbesar Di Dunia
Dunia penerbangan telah hadir jauh sejak penerbangan 120-kaki yang dilakukan oleh Wright bersaudara tanggal 17 Desember 1903 silam. 
Saat ini pesawat supersonik telah terbang melintasi lautan & menjelajah benua. 
Industri penerbangan telah menampung lebih dari 2 juta orang untuk mendapatkan pekerjaan. Industri penerbangan telah menciptakan pekerjaan bernilai tinggi. Selain itu, industri ini telah memungkinkan bagi orang untuk menyingkat waktu selama melakukan perjalanan ke seluruh negara di benua yang berbeda, menyeberangi lautan lepas & samudera,  perjalanan dengan menggunakan sarana yang lain (kapal laut) akan menghabiskan beberapa hari atau minggu. 
Berikut perusahaan penerbangan utama & terbesar di dunia, PT. DI masuk gak ya??? 

1 Boeing Company

Boeing Company adalah sebuah perusahaan pembuat pesawat dan aero angkasa, bermarkas di Chicago, Illinois, dengan fasilitas produksi terbesarnya di Everett, Washington, dekat Seattle, Washington. 
Boeing juga merupakan kontraktor pertahanan, dan sebuah komponen dari Dow Jones Industrial Average.
Boeing didirikan oleh William Edward Boeing, seorang yang awalnya adalah pebisnis dan penebang kayu yang sukses. Pada tahun 1916, Ia bersama rekannya George Conrad Westervelt mendirikan perusahaan pabrik pesawat terbang yang saat itu bernama Pacific Aero Products.
Dua divisi utama dari Boeing adalah Boeing Integrated Defense Systems (IDS), bertanggung jawab untuk produk militer dan angkasa, dan Boeing Commercial Airplanes (BCA), bertanggung jawab untuk pesawat sipil.
Pada tahun 1997, perusahaan Boeing mengakuisisi perusahaan penerbangan McDonnell Douglas.

2 Airbus (excl ATR)

Airbus Industrie mulai dibangun sebagai konsorsium perusahaaan penerbangan Eropa untuk menandingi perusahaan Amerika seperti Boeing dan McDonnell Douglas (McDonnell Douglas sudah menjadi bagian dari Boeing). 
Perusahaan in dibentuk pada tahun 1970 setelah adanya persetujuan antara Aerospatiale (Perancis) dan Deutsche Aerospace (Jerman) disusul oleh CASA (Spanyol) pada tahun 1971 untuk mengembangkan Airbus A300, yang terbang pertama kali pada tahun 1972.
Pada tahun 1979 British Aerospace (sekarang BAE SYSTEMS) bergabung dengan Airbus. Dengan 38% saham masing-masing dipegang oleh Jerman dan Perancis, 20% dipegang Inggris dan Spanyol memegang 4%.
Pada awalnya merupakan aliansi longgar tapi hal ini berubah pada tahun 2000 ketika DASA, dan CASA bergabung membentuk EADS dan 2001 ketika BAE dan EADS membentuk Perusahaan Terintegrasi Airbus untuk mengembangkan A380, yang merupakan pesawat dengan 555 penumpang dan pesawat terbesar komersial terbesar di dunia pada saat mulai beroperasinya pada tahun 2006, Pesawat A380 sendiri diluncurkan pada tanggal 18 Januari 2005.

3 Bombardier

Bombardier merupakan sebuah perusahaan multinasional yang bermarkas di Montreal. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1942 di Valcourt, Quebec Kanada. Menghasilkan berbagai macam alat transportasi seperti pesawat penumpang komersil, jet pribadi, kereta api, dan trem. Perusahaan ini mempekerjakan lebih dari 50 ribu pekerja.

4 Cessna Aircraft Company

Cessna Aircraft Company, yang bermarkas di Wichita, Kansas, merupakan sebuah perusahaan pesawat untuk berbagai keperluan, mulai dari pesawat kecil kuri ganda, pesawat mesin tunggal, hingga business jets.
Perusahaan ini memulai sejarahnya pada bulan juni 1911, ketika Clyde Cessna, seorang petani di Rago, Kansas, membangun sebuah pesawat kayu&kanvas dan menjadi orang pertama yang membangun dan menerbangkan pesawat antara Sungai Mississippi dan Pegunungan Rocky.
Clyde Cessna memulai usahanya di Enid, Oklahoma dengan menguji banyak pesawat awalnya di dataran garam. Ketika para bankir di Enid tidak meminjamkan uang untuk membangun pesawat, dia berpindah ke Wichita, Kansas.
Pada tahun 1924, Cessna bermitra dengan Lloyd C. Stearman dan Walter H. Beech untuk membangun Travel Air Manufacturing Co., Inc., sebuah perusahaan pesawat sayap ganda, di Wchita. Pada tahun 1927 dia meninggalkan Travel Air untuk membangun perusahaannya sendiri,"Cessna Aircraft Company", untuk membangun pesawat sayap tunggal.
Cessna Aircraft Company ditutup mulai 1932–1934 akibat dari kondisi ekonomi. Pada tahun 1934, Dwane Wallace, dengan batuan saudaranya Dwight, mengambil alih perusahaan dan memulai proses membangun perusahaan tersebut menuju sukses global.
Setelah Perang Dunia II, Cessna membuat seri 170, dengan model terakhirnya 172, dan menjadi pesawat ringan yang paling banyak diproduksi dalam sejarah.
Cessna dibeli oleh General Dynamics Corporation pada tahun 1985, dan menghentikan produksi pesawat mesin pistonnya pada tahun berikutnya demi efisiensi perusahaan. Pada tahun 1992, Textron Inc. membeli Cessna dan memulai kembali produksi mesin piston.

5 Gulfstream Aerospace



Gulfstream Aerospace Corporation adalah produsen dari beberapa model pesawat jet. Gulfstream telah menjadi unit General Dynamics sejak tahun 2001. Perusahaan ini telah menghasilkan lebih dari 1.500 pesawat bagi pemerintah, perusahaan, swasta, dan pelanggan militer di seluruh dunia. Lebih dari seperempat dari perusahaan Fortune 500 mengoperasikan pesawat Gulfstream.

6 Embraer

Embraer (Empresa Brasileira de Aeronáutica, S. A." bahasa Inggris: Brazilian Aeronautics Company, Inc.), adalah sebuah perusahaan konglomerat Brazil yang memproduksi pesawat komersial, militer, dan eksekutif dan menyediakan layanan kedirgantaraan.
Dengan kantor pusat di São José dos Campos, Embraer, bersama dengan pasaingnya dari Kanada, Bombardier, merupakan perusahaan pesawat jet komersial terbesar ketiga di dunia (di belakang Boeing dan Airbus) dan pada dekade 2000an merupakan satu dari eksportir terbesar Brazil.

7 Hawker Beechcraft Corporation


Hawker Beechcraft Corporation (HBC) adalah sebuah perusahaan penerbangan manufaktur yang membangun Beechcraft dan pesawat jet bisnis Hawker.
Markas besar perusahaan di Wichita, Kansas, dengan perawatan dan lokasi manufaktur di seluruh dunia.
Perusahaan ini didirikan pada tahun 2006 dengan jumlah karyawan sebanyak 8000 orang diseluruh dunia.

8 Dassault Aviation

Dassault Aviation merupakan sebuah perusahaan dirgantara Prancis yang membuat pesawat militer, jet regional, jet bisnis, dan pesawat jet.
Perusahaan ini didirikan oleh Marcel Bloch dengan nama Société des Avions Marcel Bloch atau "MB". Setelah Perang Dunia II, Marcel Bloch mengganti namanya menjadi Marcel Dassault, dan nama perusahaannya berubah menjadi Avions Marcel Dassault pada 20 Desember 1947. Pada tahun 1990, nama perusahaan diganti menjadi Dassault Aviation.

9 ATR (Aircraft Manufacturers)

Aerei da Trasporto Regionale atau Avions de Transport Régional (ATR) merupakan perusahaan pesawat terbang buatan Perancis-Italia. Didirikan pada tahun 1981. Didirikan pada tahun 1981 oleh Aérospatiale Perancis dan Aeritalia Italia.
Fasilitas produksi Alenia Aeronautica di Pomigliano d'Arco, di Napoli, Italia. Pesawat ini terdiri dari 2 produk ialah ATR 42 dan ATR 72.

10 United Technologies Corporation (UTC)

United Technologies Corporation (UTC) (NYSE: UTX) merupakan sebuah perusahaan multinasional yang menghasilkan berbagai macam produk berteknologi tinggi di berbagai bidang, diantaranya mesin pesawat terbang, helikopter, HVAC, elevator, eskalator, sistem keamanan, dan produk industri lainnya. Didirikan pada tahun 1975. Perusahaan ini bermarkas di Hartford, Connecticut. Perusahaan ini merupakan perusahaan terbesar ke-20 di Amerika Serikat yang memiliki karyawan sebanyak 208.200 orang.

Waah,, PT. DI ternyata belum masuk kedalam jajaran perusahaan perakitan pesawat terbang terbesar di dunia Gan, padahal industri penerbangan kita adalah salah satu yang paling pesat.
Agan bisa lihat bagaimana Maskapai Lion air yang terus memborong pesawat untuk mengembangkan usahanya, tahun 2012 saja Maskapai ini sudah memesan sekitar 200 lebih pesawat ke perusahaan Boeing, tahun 2013 ini Lion kembali membukukan rekor sebagai Maskapai yang paling banyak memesan pesawat ke pihak Air bus dengan memesan sebanyak 300 lebih pesawat.
Belum lagi Maskapai-maskapai lainnya seperti Garuda, Sky, Mandala de el el.
Coba kalau PT. DI didukung untuk dikembangkan menjadi perusahaan yang lebih besar lagi untuk bisa memproduksi pesawat-pesawat berbadan lebar.
Seandainya,,,,

Baca juga: Pesawat-Pesawat Terbang Buatan Indonesia






sumber: Wikipedia

0 Komentar:

Posting Komentar

[Reply to comment]